FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN PELAJAR DALAM BELAJAR

Perlu diingat bahwa tugas pelajar adalah belajar. Untuk mencapai keberhasilan, maka perlu diketahui faktor-faktor yang menjadi kunci yakni :

Atribut Individu

Atribut individu / pelajar adalah karekteristik yang dimiliki oleh setiap pelajar yang menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan pelajar dalam belajar. Ada tiga karakteristik yang melekat dalam setiap pelajar dengan proporsi yang berbeda-beda yakni :
Karakteristik Demografi seperti umur dan jenis kelamin;
Karakteristik Kompetensi seperti kecerdasan dan kemampuan;
Karakteristik Psikologi seperti nilai, perilaku dan kepribadian.

Keinginan Kerja

Keinginan kerja ini artinya keinginan untuk belajar, karena tugas pelajar adalah belajar. Selain itu juga harus ada motivasi, baik dari dalam maupun dari luar. Motivasi dari dalam berasal dari diri sendiri untuk berhasil dalam rangka menyongsong masa depan yang lebih baik. Motivasi dari luar berasal dari luar diri sendiri baik berasal dari orang tua atau dari pihak lain.

Dukungan Organisasi

Dukungan organisasi adalah segala sesuatu yang mendukung kepada pelajar untuk memaksimalkan hasil dari belajar. Untuk mencapai hasil yang optimal, maka ketiga faktor tersebut harus dimaksimalkan. Kehilangan salah satu faktor saja, maka hasilnya tidak dapat optimal

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Syarat-syarat ilmu

Berbeda dengan pengetahuan, ilmu merupakan pengetahuan khusus dimana seseorang mengetahui apa penyebab sesuatu dan mengapa. Ada persyaratan ilmiah yang disebut ilmu. Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang telah ada lebih dahulu.

  1. objektif. ilmu harus  memiliki objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada, atau mungkin ada karena masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji objek, yang dicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan objek, dan karenanya disebut kebenaran objektif; bukan subjektif berdasarkan subjek peneliti atau subjek penunjang penelitian.
  2. Metodis adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimilasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari kebenaran.
  3. Sistematis. Dalam perjalanannya mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu objek , ilmu harus terurai dan terumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, tepadu, mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyakut objeknya. Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab akibat merupakan syarat ilmu yang ketiga
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengertian puasa

Puasa menurut lughat (bahasa) ialah meninggalkan makan dan minum, mulai dengan terbitnya fajar sampai dengan terbenamnya matahari. Sedangkan menurut istilah (syara) di samping meninggalkan segala perbuatan maksiat kepada allah SWT.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Keutamaan Lailatul Qadar

Menurut Al Quran surat Al Qadar ayat 3, malam Lailatul Qadar mempunyai keutamaan lebih baik dari seribu bulan. Maksudnya, beramal (shalat, dzikir, dan membaca Al Quran) pada malam Lailatul Qadar lebih utama daripada beribadah seribu malam di bulan yang lain (yang tidak mempunyai Lailatul Qadar).

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Badan Usaha Perniagaan

  • Adalah Badan usaha yang pengelolaan usahanya membeli barang-barang untuk kemudian di jual kembali tanpa mengubah sifat barang tersebut.
  • Badan usaha yang aktivitasnya usahanya menyalurkan barang dari produsen dan menjualnya kembali ke konsumen.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Badan Usaha Agraris

  • Adalah badan usaha yang bergerak dalam usaha pengelolaan tanah, misalnya perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan, dll.
  • Badan usaha yang mengelola dan memanfaatkan bantuan alam. Usaha ini erat kaitannya dengan keadaan alam, iklim, cuaca, keadaaan tanah, air, dsb.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mengenal komponen sistem pelumas

Sistem pelumasan oli berfungsi untuk mensuplai oli ke permukaan bantalan – bantalan dari semua bagian yang bergerak. Terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait. Ingin tahu lebih lanjut? Berikut ini komponen-komponen sistem pelumasan :

  • Oli Pelumas
    Pelumas yang digunakan adalah oli mineral dengan tambahan bahan kimia yang bervariasi. Oli mesin dibuat dalam derajat kualitas, viskositas atau kekentalan yang berbeda.
  • Pompa Oli
    Pompa oli biasanya ditempatkan pada tutup peti engkol untuk mensuplai oli dalam panci oli digerakkan dari poros engkol atau poros kam melalui perantaraan roda gigi atau sebuah poros penggerak, tergantung dari lokasi dan lay out mesin. Pompa jenis roda gigi dan pompa pemindah positif yang lain juga digunakan.
  • Klep Relief Tekanan
    Klep relief tekanan oli dipasang pada bodi pompa atau saluran utama oli. Klep ini mencegah tekanan dari suplai yang terlalu besar jika mesin dioperasikan pada kecepatan tinggi atau jika oli dingin dan tipis.
  • Indikator Tekanan
    Adalah suatu sakelar tekanan atau unit sender/pengukur dipasang pada saluran utama oli, menutup ke saluran pengeluaran (outlet) pompa  yang dioperasikan dengan sebuah lampu peringatan pada panel instrumen jika ada tekanan oli.
  • Sistem Distribusi Oli
    Merupakan hubungan seri dari saluran oli utama yang dialiri oli ke berbagai mesin guna mensuplai pelumasan dan pendinginan.
  • Panci Oli
    Berupa tangki untuk menyimpan oli yang diperlukan pada sistem pelumasan dan diletakkan pada dasar mesin. Untuk memompanya diperlukan suatu pompa oli yang dipasang pada panci oli.
  • Batang Pemeriksa
    Suatu alat yang berbentuk batang dari baja untuk mengetahui ketinggian atau kedalaman cadangan oli di dalam panci. Batang pemeriksa dipasang pada suatu pipa semacam tabung yang dilekatkan pada peti engkol atau panci oli.
  • Tutup Saringan Oli
    Dipasang untuk memungkinkan pengisian oli dari atas mesin. Terletak pada tube/pipa yang terdapat pada peti engkol atau penci oli, umumnya pada bagian atas pengangkat katup.
  • Saringan Oli
    Digunakan untuk melepaskan debu, kotoran, karbon, dan partikel lain di luar bahan oli dan menjaga kebersihan elemen.
  • Klep Bypas
    Dipasang pada sistem saringan aliran penuh. Klep bypas dibuka jika saringan diblok/tertutup kotoran atau tersumbat sehingga oli dapat mengalir dan melumasi bagian-bagian mesin.
  • Sistem Ventilasi Peti Engkol
    Beberapa mesin termasuk diesel menggunakan sistem ventilasi dimana tabung kecil dialirkan ke bawah mesin dengan aliran tekanan udara yang dimasukkan melalui tutup saringan pengisi oli.
  • Pendingin Oli
    Pada beberapa kendaraan, menggunakan pendingin oli untuk mengedarkan udara yang mengalir melalui permukaan panci oli ke penyerap panas sederhana yang berfungsi seperti radiator pendingin mesin.

Sumber: Oto.co.id

Posted in Uncategorized | Leave a comment